Selasa, 01 November 2016

Resum pertemuan ke 3




SUNNATULLAH


Di dunia ini kita mengetahui yang namanya hukum alam. Namun sebenarnya itu adalah ketetapan Allah SWT atau yang di sebut Sunnatullah. Ia adalah peraturan, sistem dan ketentuan Allah untuk hamba-hamba-Nya di dunia ini yang bernyawa atau yang tidak bernyawa, adanya sistem dan peraturan atau sunnatullah ini untuk dipatuhi oleh sesama makhluk.
Sunnatullah itu sifatnya ia tidak berubah-ubah, Allah Subhanahu Wata'ala berfirman :

"Dan sekali-kali engkau tidak akan dapat sunnah Tuhan itu berubah-ubah." (Ahzab: 62/Al Fath: 23) dan ayat ayat yang lain.
Setelah ditetapkan sunnah-Nya , Dia tidak mengubahnya walau dalam keadaan apa sekalipun. Ada banyak hikmah kenapa Tuhan berbuat begitu. Semuanya merupakan rahmat untuk hamba-hambaNya. Bila sunnatullah tidak berubah-ubah, kita mudah belajar dan mudah tahu karena ia perkara yang tetap yang berlaku setiap masa.

Disebabkan sunnatullah tidak berubah-ubah, maka hidup kita menjadi teratur. Setelah siang, kita tahu ada malam. Ia silih berganti secara tetap. Kalau malam dan siang tidak tetap dan berubah-ubah, hidup kita akan menjadi kucar-kacir atau tidak teratur, maka sulit  bagi kita untuk menjalani hidup. dan kita akan dapat rasakan bahawa dunia ini ada yang menyusun, ada yang mengaturnya. Dunia tidak dibiarkan berfungsi dengan sendiri ikut sesuka hati tanpa sebarang sistem. Justru kita akan dapat merasakan kehadiran dan peranan Tuhan dalam dunia dan alam ini dan satu dari tanda-tanda kebesaran Tuhan kalau kita mahu mengambil iktibar.
(Al Jaatsiyah , Ali 'Imran , al baqarah dan ayat yang lain)

            Maka dari itu Manusia (Nabi Adam) di ciptakan untuk menjadi khalifah di bumi ini seperti yang ter cantum pada surah A Naml ayat 62 :

“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya)”
           



 Manusia di ciptakan Allah SWT dengan sebaik-baiknya sebagaimana dalam surat At-Tin ayat 4 dan juga memiliki kelebihan di banding makhluk ciptaan lainnya. Allah memberikan kelebihan berupa akal atau pikiran, nafsu dll. Berbeda dengan hewan yang hanya memiliki insting. Semua itu di berikan kepada manusia karena manusialah yang di utus menjadi khalifah di muka bumi ini dan mengolah beserta isinya.
           
            Semua yang ada di muka bumi maupun alam semesta ini sudah memiliki ketetapan yang sudah di tetapkan oleh Allah SWT yaitu Sunnatullah itu sendiri. Kita harus percaya dan selalu menurutinya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar