SUNNATULLAH
Di
dunia ini kita mengetahui yang namanya hukum alam. Namun sebenarnya itu adalah
ketetapan Allah SWT atau yang di sebut Sunnatullah. Ia adalah peraturan, sistem
dan ketentuan Allah untuk hamba-hamba-Nya di dunia ini yang bernyawa atau yang
tidak bernyawa, adanya sistem dan peraturan atau sunnatullah ini untuk dipatuhi
oleh sesama makhluk.
Sunnatullah itu sifatnya ia tidak
berubah-ubah, Allah Subhanahu Wata'ala berfirman :
"Dan sekali-kali engkau tidak akan dapat sunnah Tuhan itu berubah-ubah." (Ahzab: 62/Al Fath: 23) dan ayat ayat yang lain.
"Dan sekali-kali engkau tidak akan dapat sunnah Tuhan itu berubah-ubah." (Ahzab: 62/Al Fath: 23) dan ayat ayat yang lain.
Setelah
ditetapkan sunnah-Nya , Dia tidak mengubahnya walau dalam keadaan apa
sekalipun. Ada banyak hikmah kenapa Tuhan berbuat begitu. Semuanya merupakan
rahmat untuk hamba-hambaNya. Bila sunnatullah tidak berubah-ubah, kita mudah
belajar dan mudah tahu karena ia perkara yang tetap yang berlaku setiap masa.
Disebabkan
sunnatullah tidak berubah-ubah, maka hidup kita menjadi teratur. Setelah siang,
kita tahu ada malam. Ia silih berganti secara tetap. Kalau malam dan siang
tidak tetap dan berubah-ubah, hidup kita akan menjadi kucar-kacir atau tidak
teratur, maka sulit bagi kita untuk
menjalani hidup. dan kita akan dapat rasakan bahawa dunia ini ada yang
menyusun, ada yang mengaturnya. Dunia tidak dibiarkan berfungsi dengan sendiri
ikut sesuka hati tanpa sebarang sistem. Justru kita akan dapat merasakan
kehadiran dan peranan Tuhan dalam dunia dan alam ini dan satu dari tanda-tanda
kebesaran Tuhan kalau kita mahu mengambil iktibar.
(Al Jaatsiyah , Ali 'Imran , al
baqarah dan ayat yang lain)
Maka
dari itu Manusia (Nabi Adam) di ciptakan untuk menjadi khalifah di bumi ini
seperti yang ter cantum pada surah A Naml ayat 62 :
“Atau siapakah yang
memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya,
dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai
khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah
kamu mengingati(Nya)”
Manusia
di ciptakan Allah SWT dengan sebaik-baiknya sebagaimana dalam surat At-Tin ayat
4 dan juga memiliki kelebihan di banding makhluk ciptaan lainnya. Allah
memberikan kelebihan berupa akal atau pikiran, nafsu dll. Berbeda dengan hewan
yang hanya memiliki insting. Semua itu di berikan kepada manusia karena
manusialah yang di utus menjadi khalifah di muka bumi ini dan mengolah beserta
isinya.
Semua yang ada di muka bumi maupun
alam semesta ini sudah memiliki ketetapan yang sudah di tetapkan oleh Allah SWT
yaitu Sunnatullah itu sendiri. Kita harus percaya dan selalu menurutinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar